Waliyuddin, Waliyuddin (2025) Analisis Unsur-Unsur Intrinsik dalam Novel”Musim Hijrah ila Syimal”Karya al-Tayyib Salih. (Kajian Teori Burhan Nurgiyantoro). Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.
Waliyudin-21060003-cover-BAB I.pdf - Published Version
Download (819kB)
Waliyudin-21060003-BAB II-BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (630kB) | Request a copy
Waliyudin-21060003-BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (287kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kajian unsur intrinsik dan kenapa pentingnya unsur intrinsik itu adalah, untuk membentuk struktur dan makna dalam karya fiksi secara keseluruhan, khususnya dalam karya sastra, seperti novel “Musim Hijrah Ila Syimal” karya al Tayyib Shalih yang sarat akan isu identitas, pertemuan budaya Timur–Barat, dan dampak pascakolonialisme. Selama ini penelitian terhadap novel ini lebih banyak menggunakan pendekatan tematik atau pascakolonial, sementara kajian dengan fokus analisis struktural menggunakan teori Burhan Nurgiyantoro masih terbatas, khususnya di lingkungan akademik Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah: mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dalam novel “Musim Hijrah ila Syimal”, dan menganalisis keterkaitan unsur-unsur tersebut berdasarkan teori Burhan Nurgiyantoro yang mencakup tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat.Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Sumber data diperoleh dari teks novel, buku, jurnal, dan referensi ilmiah terkait. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan fokus pada identifikasi dan interpretasi unsur-unsur intrinsik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema utama novel adalah krisis identitas budaya dan psikologis tokoh utama, Mustafa Said, yang terjebak antara budaya Timur yang tradisional dan Barat yang modern. Tokoh-tokoh dalam novel memiliki karakterisasi kompleks, dengan penokohan yang membangun konflik internal maupun eksternal. Alur bersifat campuran (nonlinier) dengan teknik kilas balik, latar mencakup desa diSudan dan kota-kota di Inggris yang merefleksikan benturan budaya, sudut pandang orang pertama memberikan kedalaman reflektif, dan gaya bahasa Tayyib Shalih bercorak puitis, sarat simbol, dan metafora. Amanat yang disampaikan berkaitan dengan pentingnya kesadaran identitas diri, kritik terhadap warisan kolonial, dan benturan antara tradisi dan modernitas.Penelitian ini adalah bahwasanya unsur Intrinsik menurut Burhan Nurgiantoro adalah mencakup, tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Dan alurnya cerita nya adalah konflik, tokohnya, Mustafa Sa’id, Hasna Binti Mahmud, Jane Morris, Wad Al Rais,Mahjoub.Temanya adalah konflik indentitas budaya dalam konteks pascaklonial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | unsur intrinsik; “Musim Hijrah ila Syimal” teori Burhan Nurgiyantoro |
| Subjects: | Kesusastraan Arab > Analisis Terjemah |
| Divisions: | Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Hanan Azhari Hasibuan |
| Date Deposited: | 06 May 2026 04:11 |
| Last Modified: | 06 May 2026 04:11 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/792 |
