Lubis, Nur Hamni (2024) ANALISIS KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE DI RA DARUSSALAM KOTA SIANTAR. Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.

[thumbnail of NUR HAMNI LUBIS_20030023_COVER-BAB I.pdf] Text
NUR HAMNI LUBIS_20030023_COVER-BAB I.pdf - Published Version

Download (575kB)
[thumbnail of NUR HAMNI LUBIS_20030023_BAB II-IV.pdf] Text
NUR HAMNI LUBIS_20030023_BAB II-IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (477kB) | Request a copy
[thumbnail of NUR HAMNI LUBIS_20030023_BAB V.pdf] Text
NUR HAMNI LUBIS_20030023_BAB V.pdf - Published Version

Download (713kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan kolase di RA Darussalam; 2) faktor pendukung dan penghambat dari analisis kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan kolase di RA Darussalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami dan menggambarkan pengalaman, sikap, persepsi, motivasi, dan tindakan yang berkaitan dengan kegiatan kolase sebagai media pengembangan motorik halus anak. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang fokus pada pemaparan dan analisis sistematis dari fakta dan sifat objek penelitian untuk menggambarkan dan memetakan kondisi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase secara signifikan meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Aktivitas kolase membantu anak dalam mengembangkan keterampilan seperti koordinasi tangan-mata, ketelitian, dan kemampuan manipulasi benda kecil. Anak-anak menunjukkan kemajuan dalam keterampilan motorik halus setelah beberapa sesi kegiatan, dengan variasi kemajuan yang tergantung pada keterlibatan dan bimbingan yang diterima. Faktor pendukung utama dalam kegiatan kolase meliputi ketersediaan bahan yang bervariasi dan bimbingan aktif dari pendidik. Bahan yang bervariasi memungkinkan anak-anak untuk berkreasi dengan lebih bebas, sementara pendidik yang memberikan arahan dan dorongan memfasilitasi perkembangan motorik halus. Sebaliknya, faktor penghambat termasuk keterbatasan waktu yang sering menghambat anak dalam menyelesaikan aktivitas secara menyeluruh dan ketersediaan bahan yang tidak memadai atau kurang bervariasi. Anak-anak yang mengalami kesulitan motorik halus memerlukan bimbingan tambahan untuk mengatasi tantangan dan mencapai hasil yang optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Motorik halus; kegiatan kolase;
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Karakter
Divisions: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Depositing User: Hanan Azhari Hasibuan
Date Deposited: 12 Jan 2026 08:14
Last Modified: 12 Jan 2026 08:14
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/713

Actions (login required)

View Item
View Item