Munawar, Ahmad (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PINJAMAN MODAL USAHA KEPADA PIHAK BTPN SYARIAH DI DESA ANGIN BARAT BARU. Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.

[thumbnail of AHMAD MUNAWAR_HES_21020049_ COVER- BAB I.pdf] Text
AHMAD MUNAWAR_HES_21020049_ COVER- BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of AHMAD MUNAWAR_HES_21020049_ BAB II- BAB IV.pdf] Text
AHMAD MUNAWAR_HES_21020049_ BAB II- BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (537kB) | Request a copy
[thumbnail of AHMAD MUNAWAR_HES_21020049_ BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
AHMAD MUNAWAR_HES_21020049_ BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (255kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau hukum ekonomi syariah terhadap pinjaman modal usaha di Desa Angin Barat Baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk menggambarkan secara utuh dan apa adanya fenomena yang terjadi di lapangan. Prosedur penelitian yang digunakan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, ungkapan lisan dari narasumber, serta gambaran perilaku yang diamati secara mendalam. Informan dalam penelitian ini adalah 3 karyawan BTPN Syariah Mandailing Natal dan 5 masyarakat penerima pinjaman modal usaha di Desa Angin Barat Baru. Dataprimer berdasarkan dari hasil wawancara dan observasi. Data sekunder, diperolehmelalui studi kepustakaan, referensi, dan dokumen yang di dapatkan dari lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak BTPN Syariah menerapkan praktik untuk memberikan program Tepat Pembiayaan Syariah BTPN Syariah pada perempuan di Desa Angin Barat Baru. Tahapan tersebut diantaranya : Pre Marketing (Perkenalan kepada tokoh formal/informal seperti Ketua RT), Mini Meeting(Pertemuan dengan calon nasabah untuk membangun suasana akrab serta memperkenalkan produk yang akan dijalani), Projection Meeting (Pertemuan informal/formal kepada calon nasabah dan menjelaskan secara jelas dan rinci tentang produk/program Tepat Pembiayaan Syariah), Survei dan wawancara, terakhir yaitu proses pencairan dana yang akan cair dua minggu setelah survei dan wawancara. Akad pembiayaan pinjaman modal usaha Bank BTPN Syari’ah Mandailing Natal belum sesuai dengan ketentuan hukum ekonomi syari’ah. Hal ini dikarenakan pada akad pembiayaan pinjaman modal usaha digunakan akad murabahah, pihak BTPN Syariah Mandailing Natal menyerahkan kepada nasabah hanya berupa uang bukan barang. Hal ini tentu menjadikan akad tersebut memiliki ketidak pastian hukum terhadap status kepemilikan barang. Selain itu pihak BTPN Syariah Mandailing Natal memberikan kuasa kepada nasabah untuk membeli barang sendiri. Pelaksanaan akad terjadi ketidaksesuaian dengan perjanjian bahwa pinjaman akan digunakan untuk modal usaha. Rukun yg tidak terpenuhi yaitu anggota nasabah melalaikan perjanjian diawal, yang dimana perjanjian itu meminjam untuk modal usaha akan tetapi anggota nasabah menggunakan pinjaman tersebut untuk keperluan konsumtif yang membuat usaha anggota nasabah menjadi tidak berjalan dengan lancar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hukum Ekonomi Syariah; Pinjaman; Modal Usaha
Subjects: Hukum Islam
Ekonomi Islam > Sistem Ekonomi Islam
Ekonomi Islam > Ekonomi Syariah
Perbankan Syariah
Divisions: Syariah > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Hanan Azhari Hasibuan
Date Deposited: 06 Apr 2026 04:42
Last Modified: 06 Apr 2026 04:42
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/853

Actions (login required)

View Item
View Item