Ummi, Atikah (2026) PERAN BP4 (BADAN PENASEHAT PEMBINAAN DAN PELESTARIAN PERKAWINAN) DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH (Studi Kasus Kecamatan Panyabungan Barat). Skripsi thesis, STAIN MADINA.
UMMI ATIKAH_22070029_Cover-BAB I.pdf
Download (1MB)
UMMI ATIKAH_22070029_BAB II-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (424kB) | Request a copy
UMMI ATIKAH_22070029_BAB V-Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf
Download (3MB)
Abstract
Ummi Atikah. NIM 22070029. Peran BP4 (Badan Penasihatan,
Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan) dalam Mewujudkan Keluarga
Sakinah di Kecamatan Panyabungan Barat. Program Studi Hukum
Keluarga Islam, Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal, 2026.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan kehidupan
rumah tangga dalam mewujudkan keluarga sakinah, serta keberadaan BP4 sebagai
lembaga yang memiliki peran dalam memberikan penasihatan, pembinaan,
konsultasi, dan mediasi bagi calon pengantin maupun pasangan suami istri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan fungsi BP4 Kecamatan
Panyabungan Barat dalam mewujudkan keluarga sakinah serta mengetahui
hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan peran tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan sifat deskriptif.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan, pendekatan
konseptual, dan pendekatan sosiologi hukum. Penelitian dilaksanakan di Kantor
Urusan Agama Kecamatan Panyabungan Barat. Sumber data diperoleh dari pihak
KUA, pengurus BP4, pegawai administrasi, tokoh agama dan masyarakat, serta
pasangan suami istri yang pernah memperoleh bimbingan dari BP4. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa BP4 Kecamatan Panyabungan Barat telah
menjalankan perannya dalam mewujudkan keluarga sakinah melalui bimbingan
perkawinan bagi calon pengantin, penasihatan dan konsultasi bagi pasangan suami
istri, pembinaan keluarga, mediasi terhadap perselisihan rumah tangga, serta
penyuluhan mengenai kehidupan keluarga yang harmonis. Namun, pelaksanaan
peran tersebut belum sepenuhnya optimal. Sebagian calon pengantin masih
memandang bimbingan perkawinan sebagai persyaratan administratif, sementara
sebagian masyarakat yang menghadapi permasalahan rumah tangga lebih memilih
meminta bantuan kepada tokoh agama atau tokoh adat (hatobangon) daripada
berkonsultasi dengan BP4. Hambatan yang dihadapi BP4 meliputi keterbatasan
anggaran operasional, terbatasnya sumber daya manusia yang aktif dalam
kepengurusan, serta rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai
keberadaan dan fungsi BP4.
Kata Kunci: BP4, Peran, Pembinaan Perkawinan, Keluarga Sakinah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Hukum Islam Hukum Islam > Hukum Keluarga Hukum Islam > Perkawinan |
| Depositing User: | Ummi Atikah Atikah |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 05:02 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 05:02 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1848 |
