Khofifah, Nur (2025) METODE BERCERITA DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BICARA ANAK USIA DINI DI RA TARBIYAH ISLAMIYAH PANYABUNGAN JAE. Skripsi thesis, STAIN MADINA.
Nur Khofifah__COVER-BAB I.pdf
Download (710kB)
Nur Khofifah__BAB II-IV.pdf
Download (854kB)
Nur Khofifah__BAB V.pdf
Download (1MB)
Abstract
Metode Bercerita Dalam Peningkatan Keterampilan Bicara Anak Usia Dini Di RA Tarbiyah Islamiyah Panyabungan Jae. Usia dini adalah tahun-tahun awal kehidupan anak yang merupakan masa keemasan. Masa keemasan ini adalah masa yang tepat untuk memberikan dasar
pengembangan kemampuan pada anak. Setiap anak mempunyai potensi berbahasa. Salah satu kemampuan anak yang sedang berkembang saat usia Raudhatul Athfal (RA) 5-6 tahun yaitu keterampilan bicara. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui proses pembelajaran metode bercerita dalam peningkatan keterampilan bicara anak usia dini dan mengetahui faktor-faktor yang dapat meningkatkan keterampilan bicara anak usia dini di RA Tarbiyah Islamiyah Panyabungan Jae. Skripsi ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus nya terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui observasi, dokumentasi dan juga wawancara dengan guru. Hasil penelitian yang telah dilakukan menggunakan metode bercerita selama dua siklus terbukti bisa meningkatkan keterampilan bicara anak kelompok B RA Tarbiyah Islamiyah. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pada 3 aspek
pengamatan penelitian yang diamati yaitu, keberanian berbicara, kejelasan berbicara dan penggunaan bahasa. Dari pengamatan, pada siklus I ditemukan bahwa masih banyak anak yang malu, ragu, atau hanya mengucapkan satu-dua kata saat bercerita. Sebagian besar anak mau maju hanya setelah ditunjuk guru, bahkan beberapa tampak menolak halus atau menunduk karena kurang percaya diri. Namun dari hasil yang diperoleh dari siklus ini belum memenuhi kriteria
pencapaian sehingga perlu dilakukan tindakan perbaikan pada siklus II. Pada pelaksanaan siklus II Peneliti melakukan perbaikan proses dengan tidak lagi menunjukkan anak satu persatu, melainkan memberikan motivasi berupa hadiah permen bagi siapa saja yang mau maju bercerita secara suka rela. Strategi ini ternyata sangat efektif, anak-anak tampak lebih bersemangat dan berlomba-lomba untuk bercerita tanpa harus ditunjuk.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Metode Pembelajaran Pendidikan > Pendidikan Anak Usia Dini - Prasekolah |
| Divisions: | Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) |
| Depositing User: | Leny Sarah |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 03:23 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 03:23 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1687 |
