Haryati, Fifri (2025) POLA ASUH ORANG TUA YANG MEMBERIKAN SCREEN TIME PADA PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI KELURAHAN TAMIANG. Skripsi thesis, STAIN MADINA.
FIFRI HARYATI_21030006_COVER-BAB I.pdf
Download (403kB)
FIFRI HARIYANTI_21030006_BAB II-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (276kB) | Request a copy
FIFRI HARIYANTI_21030006_BAB V.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pola Asuh Orang Tua yang Memberikan Screen Time pada Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini di Kelurahan Tamiang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengelaborasi pola asuh orang tua yang memberikan screen time serta dampak
perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, karena peneliti telah melakukan studi kasus di kelurahan Tamiang. Berdasarkan pengalaman orang tua yang memiliki anak usia 3–6
tahun terkait pemberian screen time. Subjek penelitian adalah 3 orang tua yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Penelitian ini menerapkan tringulasi teknik, yaitu
membandingkan data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi agar informasi yang dikupulkan lebih valid, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pola asuh utama yang
diterapkan orang tua dalam memberikan screen time, yaitu pola asuh permisif dan demokratis. Orang tua dengan pola asuh permisif cenderung memberikan kebebasan luas tanpa adanya batasan waktu maupun pendampingan. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya ketergantungan anak terhadap gawai, menurunnya kemampuan bersosialisasi, serta munculnya emosi yang mudah berubah. Sebaliknya, orang tua dengan pola asuh demokratis mampu mengatur screen time anak dengan memberikan batasan waktu yang jelas, melakukan pendampingan, serta menyeleksi konten yang sesuai dengan usia anak. Pola asuh demokratis terbukti membantu anak tetap memanfaatkan screen time secara positif tanpa mengganggu perkembangan sosial-emosionalnya, bahkan mampu mendukung keterampilan komunikasi, dan pengendalian emosi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola asuh orang tua berperan besar dalam menentukan dampak screen time pada anak usia dini. Penerapan pola asuh demokratis menjadi pilihan terbaik karena mampu meminimalisasi dampak negatif sekaligus memaksimalkan manfaat screen time bagi perkembangan anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi orang tua dan masyarakat dalam menciptakan pola pengasuhan yang lebih bijaksana di tengah perkembangan teknologi digital.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan Anak Usia Dini - Prasekolah Pendidikan > Strategi Pembelajaran |
| Divisions: | Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) |
| Depositing User: | Leny Sarah |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 03:18 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 03:18 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1657 |
