Nst, Asmin Hamid (2026) Analisis Hukum Ekonomi Syariah Tentang Pembayaran Upah Dengan Penambahan Beban Kerja Pada Pengasuh Bayi Studi Kasus di Kelurahan Sipolu Polu. Skripsi thesis, STAIN MADINA.
ASMIN HAMID NST_HES_22020028_ COVER- BAB I.pdf
Download (981kB)
ASMIN HAMID NST_HES_22020028_ BAB II- BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
ASMIN HAMID NST_HES_22020028_ BAB V.pdf
Download (961kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik pemberian tugas tambahan kepada pengasuh bayi di luar kesepakatan awal tanpa disertai penambahan upah. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuain praktik tersebut dengan prinsip akad ijarah dalam hukum islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana praktik pembayaran upah dengan penambahan beban kerja pada pengasuh bayi di Kelurahan Sipolu Polu, dan (2) bagaimana analisis hukum islam terhadap praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pembayaran upah yang terjadi serta menganalisisnya berdasarkan ketentuan hukum islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (fiel research) dengan pendekatan kualitatif, sifat deskriptif analisis yang bersumber dari data primer dan data sekunder dengan pendekatan normatif dan empiris. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembayaran upah kepada pengasuh bayi di Kelurahan Sipolu Polu umumnya dilakukan berdasarkan perjanjian lisan. Pada awalnya, tugas pengasuh bayi hanya mengasuh bayi, namun dalam pelaksanaannya banyak majikan menambahkan pekerjaan rumah tangga seperti membersihkan rumah, mencuci, dan memasak tanpa adanya kesepakatan baru maupun penambahan upah. Upah yang diterima tetap berkisar antara Rp 1.200.000 hingga Rp 1.500.000 per bulan meskipun beban kerja bertambah. Berdasarkan analisis hukum islam, praktik tersebut bertentangan dengan prinsip akad ijarah karena tidak memenuhi asas kejelasan manfaat (ma’jur alaih), kejelasan upah (ujrah) serta prinsip keadilan dan pemenuhan akad. Oleh karena itu, setiap penambahan beban kerja seharusnya disertai dengan kesepakatan baru dan penyesuaian upah agar tidak merugikan salah satu pihak.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Hukum Islam > Ekonomi - Masalah Hukum Hukum Islam Hukum Islam > Fiqih |
| Divisions: | Syariah > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Hamid Asmin Nst |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 01:50 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 01:50 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1578 |
