Yanti, Sukma (2026) PERSPEKTIF WAHBAH AZ ZUHAILI TENTANG PEMBAYARAN UPAH BURUH TANI DENGAN HASIL PANEN DI DESA LUMBAN DOLOK KECAMATAN SIABU. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of SUKMA YANTI_22020006_COVER - BAB I.pdf] Text
SUKMA YANTI_22020006_COVER - BAB I.pdf

Download (704kB)
[thumbnail of SUKMA YANTI_22020006_BAB II -BAB IV.pdf] Text
SUKMA YANTI_22020006_BAB II -BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (621kB) | Request a copy
[thumbnail of SUKMA YANTI_22020006_BAB V.pdf] Text
SUKMA YANTI_22020006_BAB V.pdf

Download (942kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh praktik pembayaran upah buruh tani yang dilakukan oleh masyarakat Desa
Lumban Dolok Kecamatan Siabu dalam bentuk uang maupun hasil panen padi.
Praktik tersebut telah menjadi kebiasaan masyarakat, namun dalam pelaksanaannya
masih ditemukan ketidakjelasan terkait jumlah dan kualitas hasil panen yang
dijadikan sebagai upah. Hal ini berpotensi menimbulkan unsur gharar dalam akad
ijarah sehingga perlu dikaji berdasarkan perspektif Wahbah Az-Zuhaili. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui praktik pembayaran upah buruh tani dengan hasil
panen di Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu serta menganalisis kesesuaiannya
dengan ketentuan akad ijarah menurut Wahbah Az-Zuhaili. Jenis penelitian ini
adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan normatif empiris
dan bersifat deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pemilik
sawah, buruh tani, dan tokoh agama di Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu. Data
sekunder dalam penelitian ini menggunakan Kitab Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu
karya Wahbah Az-Zuhaili sebagai sumber utama dalam mengkaji ketentuan akad
ijarah, serta didukung oleh literatur fikih muamalah yang relevan. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data menggunakan metode kualitatif dengan pola pikir deduktif, yaitu
menganalisis praktik pembayaran upah buruh tani berdasarkan ketentuan akad
ijarah dalam perspektif Wahbah Az-Zuhaili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
praktik pembayaran upah buruh tani di Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu
dilakukan dalam dua bentuk, yaitu pembayaran dengan uang dan pembayaran
gabungan antara uang dengan hasil panen berdasarkan kesepakatan para pihak.
Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat ketidakjelasan mengenai jumlah dan
kualitas hasil panen yang dijadikan sebagai upah. Berdasarkan perspektif Wahbah
Az-Zuhaili dalam Kitab Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu, ujrah dalam akad ijarah
harus diketahui secara jelas bentuk, jumlah, nilai, dan waktu pembayarannya agar
tidak mengandung unsur gharar. Dengan demikian, praktik pembayaran upah buruh
tani menggunakan hasil panen di Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu belum
sepenuhnya sesuai dengan prinsip akad ijarah karena belum memenuhi ketentuan
kejelasan ujrah sebagaimana yang dijelaskan oleh Wahbah Az-Zuhaili.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Adat - 'Urf
Ekonomi Islam > Ekonomi Syariah
Divisions: Ekonomi Bisnis Islam > Program Studi Ekonomi Syariah
Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Syariah > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Sukma Yanti
Date Deposited: 27 Aug 2026 02:47
Last Modified: 27 Aug 2026 02:47
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1140

Actions (login required)

View Item
View Item