Hamoraon, Rafly (2025) IMPLIKASI NILAI-NILAI PEMBELAJARAN PAI DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL (INSTAGRAM DAN TIK TOK) SISWA/I KELAS IX SMP NEGERI 3 PANYABUNGAN. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of RAFLY HAMORAON_21010038_COVER-BAB I.pdf] Text
RAFLY HAMORAON_21010038_COVER-BAB I.pdf

Download (520kB)
[thumbnail of RAFLY HAMORAON_21010038_BAB II-IV.pdf] Text
RAFLY HAMORAON_21010038_BAB II-IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (967kB) | Request a copy
[thumbnail of RAFLY HAMORAON_21010038_BAB V.pdf] Text
RAFLY HAMORAON_21010038_BAB V.pdf

Download (853kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai, mengidentifikasi metode pembelajaran yang digunakan
oleh guru, serta meneliti implikasi nilai-nilai pembelajaran PAI dalam penggunaan media sosial (Instagram dan Tiktok) di SMP Negeri 3 Panyabungan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Subjek
penelitian meliputi guru PAI, siswa/i kelas IX, serta pihak sekolah yang relevan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai hubungan antara pembelajaran PAI dan pola perilaku siswa dalam bermedia sosial.Hasil penelitian
menunjukkan bahwa nilai-nilai PAI yang dominan, seperti religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, toleransi, serta etika dalam berkomunikasi, dapat menjadi pedoman bagi siswa dalam mengakses dan memproduksi konten media sosial. Beberapa siswa mampu menerapkan ajaran agama dalam aktivitas digitalnya
dengan cara mengunggah konten positif, membatasi pergaulan virtual, serta menghindari ujaran kebencian dan tabarruj. Namun demikian, terdapat pula fenomena negatif seperti kecenderungan berlebihan dalam mengikuti tren, penggunaan bahasa yang tidak santun, hingga munculnya perilaku konsumtif dan hedonis yang bertentangan dengan ajaran Islam.Implikasi dari penelitian ini
menegaskan bahwa pembelajaran PAI di sekolah tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga perlu menekankan internalisasi nilai dalam kehidupan digital siswa. Peran guru, orang tua, serta lingkungan sosial sangat diperlukan untuk memberikan pendampingan dalam bermedia sosial. Selain itu, penguatan literasi digital berbasis nilai keagamaan perlu diintegrasikan dalam proses pembelajaran, agar siswa mampu menjadi pengguna media sosial yang produktif, kritis, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai pembelajaran PAI memiliki peran signifikan dalam membentuk sikap dan perilaku siswa di
media sosial, meskipun masih terdapat tantangan dalam penerapannya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak sekolah, guru, orang tua, dan pemangku kebijakan untuk merancang strategi yang lebih efektif dalam
menanamkan nilai-nilai agama Islam pada era digital.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Pendidikan Agama Islam
Pendidikan > Media Pembelajaran
Divisions: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Leny Sarah
Date Deposited: 07 Sep 2026 02:50
Last Modified: 07 Sep 2026 02:50
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1136

Actions (login required)

View Item
View Item