Damayanti, Sulistian (2026) STRATEGI HUMAS SATLANTAS POLRES MADINA DALAM MENGEDUKASI MASYARAKAT MELALUI MEDIA KOMUNIKASI MASSA UNTUK MEMBANGUN KESADARAN BERLALU LINTAS DI PANYABUNGAN. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of SULISTIAN DAMAYANTI_22140007_COVER - BAB I-1.pdf] Text
SULISTIAN DAMAYANTI_22140007_COVER - BAB I-1.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SULISTIAN DAMAYANTI_22140007_BAB II-IV.pdf] Text
SULISTIAN DAMAYANTI_22140007_BAB II-IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of SULISTIAN DAMAYANTI_22140007_BAB V.pdf] Text
SULISTIAN DAMAYANTI_22140007_BAB V.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kesadaran berlalu lintas masyarakat di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, masih tergolong rendah meskipun berbagai upaya edukasi telah dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mandailing Natal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi, metode, dan media komunikasi massa yang digunakan humas Satlantas Polres Madina dalam mengedukasi masyarakat, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam terhadap personel Satlantas dan masyarakat pengguna jalan, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas Satlantas Polres Madina menerapkan tujuh strategi utama, yaitu sosialisasi langsung, pemanfaatan media sosial, program edukasi pelajar, kerja sama media massa lokal, operasi humanis, pemasangan media luar ruang, dan pendekatan kemitraan. Ditinjau melalui model komunikasi Lasswell, efektivitas pesan sangat bergantung pada kesesuaian saluran dengan karakteristik khalayak sasaran. Media sosial dan media daring lokal terbukti paling luas jangkauannya, namun sosialisasi tatap muka tetap menjadi saluran paling efektif dalam membentuk perubahan sikap karena sifatnya yang dialogis dan memungkinkan umpan balik langsung. Faktor penghambat utama adalah rendahnya kesadaran hukum masyarakat, kebiasaan pelanggaran yang telah membudaya, serta kesenjangan akses media digital di wilayah pedesaan. Penelitian ini merekomendasikan strategi komunikasi hibrida yang memadukan penegakan hukum persuasif dengan literasi digital berbasis komunitas dan penguatan kemitraan lintas sektor.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Komunikasi Islam
Ilmu Komunikasi
Penyiaran Islam
Public Relation
Komunikasi
Divisions: Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Sulistian Damayanti Damayanti
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:00
Last Modified: 24 Aug 2026 03:00
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1100

Actions (login required)

View Item
View Item