Nasution, Yahya Israr (2025) RELEVANSI DAKWAH PADA PEMBEKALAN PRA NIKAH TERHADAP PERAN DAN KESETARAAN GENDER DALAM RUMAH TANGGA DI MANDAILING NATAL (STUDI KASUS: KUA PANYABUNGAN, KAB. MANDAILING NATAL). Skripsi thesis, STAIN MADINA.
YAHYA ISRAR NASUTION_21050004_MD_ COVER- BAB I.pdf
Download (987kB)
YAHYA ISRAR NASUTION_21050004_MD_ BAB II- BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (474kB) | Request a copy
YAHYA ISRAR NASUTION_21050004_MD_ BAB V.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini berangkat dari kekhawatiran atas tingginya angka perceraian di Kabupaten Mandailing Natal, khususnya di wilayah kerja KUA Panyabungan. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa konflik rumah tangga yang dipicu oleh ketidakseimbangan peran gender, ketidakadilan dalam relasi suamiistri, dan kurangnya pemahaman terhadap hak dan kewajiban masing-masing pasangan menjadi faktor dominan penyebab perceraian. Untuk merespon permasalahan ini, sesuai dengan Peraturan Menteri Agama PP APRI dan Surat Edaran Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Nomor 02 Tahun 2024 tentang Pembekalan Pra Nikah sebagai upaya pencegahan ketidakpehaman calon pengantin terhadap kesetaraan gender yang berisi tentang nilai keadilan dan kesalingan peran suami istri dalam rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat relevansi dakwah dalam pembekalan pra nikah dan penanaman muatan pemahaman kesetaraan gender terhadap calon pengantin di KUA Panyabungan. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendeketan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembekalan pranikah di KUA
Panyabungan memiliki relevansi dakwah yaitu terpenuhinya unsur dakwah (1) Penyuluh agama sebagai da’i, (2) calon pengantin sebagai mad’u, (3) materi dakwah berupa kesetaraan gender yang berisi tentang nilai keadilan dan kesalingan peran, (4) metode dakwah yang dominan berupa mau‘izhah hasanah, (5) media
dakwah berupa pembekalan pranikah di KUA Panyabungan, dan (6) atsar dakwah berupa teraplikasinya faham kesetaraan peran gender dalam rumah tangga bagi suami dan istri, dan terbentuknya keluarga harmonis yang sakinah mawaddah wa rohmah.Sementara ditemukan ketidaksesuaian di lapangan, pada penyampaian
materi yang tidak sistematis oleh penyuluh sesuai dengan buku “Fondasi Keluarga Sakinah” yang mengakibatkan kurangnya pemahaman calon pengantin terhadap materi kesetaraan gender yang berisi tentang nilai keadilan dan kesalingan peran suami istri dalam rumah tangga pada pembekalan pra nikah di KUA Panyabungan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Dakwah Masyarakat Islam |
| Divisions: | Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Manajemen Dakwah |
| Depositing User: | Leny Sarah |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 04:21 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 04:21 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/966 |
