NASUTION, SARKAWI (2025) STUDI HADIS MODERASI BERMAZHAB ALUMNI MUSTHAFAWIYAH PURBA BARU DALAM PENGAMALAN FIKIH MASYARAKAT DI KECAMATAN BUKIT MALINTANG KABUPATEN MANDAILING NATAL. Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.

[thumbnail of SARKAWI NASUTION_21110007_IH_ COVER- BAB I.pdf] Text
SARKAWI NASUTION_21110007_IH_ COVER- BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of SARKAWI NASUTION_21110007_IH_ BAB II- BAB IV.pdf] Text
SARKAWI NASUTION_21110007_IH_ BAB II- BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (978kB) | Request a copy
[thumbnail of SARKAWI NASUTION_21110007_IH_ BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
SARKAWI NASUTION_21110007_IH_ BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini membahas moderasi bermazhab dalam perspektif alumni Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru yang berdomisili di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal. Fokus kajian diarahkan pada pemahaman dan pengamalan hadis-hadis Nabi yang berkaitan dengan sikap toleransi terhadap perbedaan mazhab serta penerapannya dalam praktik fikih masyarakat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan dan studi pustaka, serta dilengkapi dengan teknik takhrij hadis untuk menelusuri otentisitas dan makna hadis-hadis yang menjadi dasar nilai moderasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari alumni, tokoh agama, serta masyarakat yang berinteraksi dengan alumni pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alumni Musthafawiyah yang berdomisili di Kecamatan Bukit Malintang belum mampu menerapkan moderasi bermazhab secara optimal. Hal ini disebabkan oleh pola pendidikan di pesantren yang hanya berfokus pada satu mazhab, yaitu Mazhab Syafi‘i, sehingga alumni cenderung bersikap eksklusif dan kurang terbuka terhadap perbedaan mazhab lain. Kondisi ini berimplikasi pada praktik keagamaan masyarakat yang masih kaku dan kurang fleksibel dalam menyikapi keragaman fikih. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun hadis-hadis Nabi memberikan landasan kuat bagi sikap moderat dan toleran, keterbatasan sistem pendidikan pesantren yang hanya menekankan satu mazhab menyebabkan alumni sulit mewujudkan moderasi dalam bermazhab. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kurikulum yang lebih komprehensif dengan memperkenalkan keragaman mazhab agar alumni pesantren mampu berperan sebagai agen moderasi di tengah masyarakat yang majemuk.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Moderasi Bermazhab; Alumni Musthafawiyah; Mazhab Syafi‘i; Hadis; Fikih Masyarakat.
Subjects: Ilmu Hadits
Divisions: Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Ilmu Hadits
Depositing User: Hanan Azhari Hasibuan
Date Deposited: 02 Jul 2026 05:02
Last Modified: 02 Jul 2026 05:02
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/922

Actions (login required)

View Item
View Item