Hasibuan, Hendra (2025) STUDI LIVING HADIS TENTANG TRADISI PERSAKSIAN JENAZAH DAN RESEPSINYA PADA MASYARAKAT DESA LIANG ASONA KECAMATAN PADANG BOLAK KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA. Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.

[thumbnail of HENDRA HASIBUAN_21110004_COVER _ BAB I.pdf] Text
HENDRA HASIBUAN_21110004_COVER _ BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of HENDRA HASIBUAN_21110004_BAB II - BAB IV.pdf] Text
HENDRA HASIBUAN_21110004_BAB II - BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (745kB) | Request a copy
[thumbnail of HENDRA HASIBUAN_21110004_BAB  V-DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
HENDRA HASIBUAN_21110004_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (178kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik tradisi persaksian jenazah dalam masyarakat Desa Liang Asona Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara dalam perspektif hadis Nabi. Tradisi ini dilakukan dengan cara meminta kesaksian jamaah setelah pelaksanaan salat jenazah terhadap kebaikan atau keburukan jenazah semasa hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis-hadis yang menjadi dasar persaksian jenazah serta mendeskripsikan resepsi atau penerimaan masyarakat terhadap hadis tersebut. Penelitian ini merupakan studi lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh adat, dan warga setempat, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan living hadis, yaitu mengkaji interaksi antara teks hadis dengan praktik keagamaan di masyarakat secara kontekstual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Liang Asona memiliki tradisi yang kuat dalam melaksanakan persaksian terhadap jenazah, yaitu setelah jenazah selesai disholatkan serta beberapa tahapan seperti pembacaan surah-surah al-quran, tahlil, sholawat atas nabi saw, lalu berdo’a. Kemudian salah satu keluarga atau tokoh agama akan menanyakan kepada jamaah, “Apa persaksian kita terhadap
mayit ini?”, yang dijawab secara serempak dengan ucapan “baik” sebanyak tiga kali. Tradisi ini merujuk pada beberapa hadis, di antaranya riwayat dari Anas bin Malik dalam Shahih Bukhari dan Musnad Ahmad yang menyebutkan bahwa umat Islam adalah saksi Allah di muka bumi. Meski sebagian masyarakat tidak mengetahui dasar hadis dari praktik ini, tradisi tersebut tetap lestari dan menjadi bagian dari ritual pemakaman.Resepsi masyarakat terhadap hadis ini sangat positif karena dianggap sebagai bentuk penghormatan terakhir dan doa bersama bagi jenazah. Penelitian ini juga menemukan bahwa praktik ini sejalan dengan prinsip dalam Islam untuk berbaik sangka kepada orang yang telah wafat dan mendoakannya dengan kebaikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Persaksian Jenazah; Hadis; Tradisi; Living Hadis; Resepsi; Liang Asona; Padang Bolak
Subjects: Ilmu Hadits
Divisions: Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Ilmu Hadits
Depositing User: Hanan Azhari Hasibuan
Date Deposited: 03 Jul 2026 03:34
Last Modified: 03 Jul 2026 03:34
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/916

Actions (login required)

View Item
View Item