SIREGAR, DIANA (2025) AKULTURASI HADIS DAN BUDAYA PADA TRADISI AKIKAH DI MASYARAKAT DESA RAHUNING JAE KEC. PADANG BOLAK KAB. PADANG LAWAS UTARA. Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.
DIANA SIREGAR_21110005_COVER-BAB I.pdf - Published Version
Download (802kB)
DIANA SIREGAR_21110005_BAB II - BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (840kB) | Request a copy
DIANA SIREGAR_21110005_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (168kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan pelaksanaan tradisi akikah dan mendiskripsikan tradisi akikah perspektif Hadis Nabi saw di Desa Rahuning Jae Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara tentang bagaimana akulturasi tradisi akikah yang menggabungkan antara syariat islam dan budaya dengan menggunakan analisisHadis Nabi saw. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna tradisi dalam pelaksanaan akikah di Desa Rahuning Jae, serta mengetahui makna pelaksanaan akikah perspektif Hadis Nabi saw di Desa Rahuning Jae Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, deskriptif, yaitu peneliti melakukan pengamatan dan terlibat langsung dengan objek yang diteliti di lokasi penelitian. Dalam penelitian ini yang menjadi informan, yaitu: tokoh adat, tokoh agama, pemerintah Desa, dan beberapa masyarakat setempat. Melalui beberapa metode pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi adalah metode pengumpulan data dengan cara mengamati langsung aktivitas, perilaku, atau situasi sosial di lokasi penelitian, wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan cara berbicara langsung dengan informan guna menggali informasi, dan pengalaman mereka terkait topik penelitian, sedangkan dokumentasi adalah metode pengumpulan data melalui penelaahan dokumen tertulis seperti poto, metode ini berguna untuk memperkuat data observasi dan wawancara, serta memberikan bukti tertulis atau visual yang dapat diverifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaa, tradisi melaksanakan akikah di Desa Rahuning Jae dimulai dari memilih hewan, menyembelih hewan, memasak daging, mangupa-upa, menggunting dan memberi nama bayi, do’a, dan mangayun anak. Tradisi ini dapat diposisikan sebagai bentuk studi living hadis yang kontekstual. Meski tidak merujuk langsung pada teks hadis secara literal, praktik ini merepresentasikan nilai-nilai hadis tentang tradisi yang sering dilaksanakan masyarakat. Kesimpulan, tradisi ini menunjukkan bahwa akulturasi ajaran Islam dapat hidup dan menyatu dalam budaya lokal tanpa kehilangan esensinya, tapi justru memperkaya ekspresi keberislaman dalam realitas sosial Desa Rahuning Jae Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akulturasi, Tradisi Akikah, Perspektif Hadis Nabi saw |
| Divisions: | Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Hanan Azhari Hasibuan |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 03:42 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 03:42 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/913 |
