Patima, Nurmin (2025) Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an pada Tradisi Unggah no Bungkulan(Studi Living Qurandi Desa Sidojadi, Kec. Bukit Malintang, Kab. Mandailing Natal). Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.

[thumbnail of NURMIN PATIMA_21100005_IAT.pdf] Text
NURMIN PATIMA_21100005_IAT.pdf - Published Version

Download (3MB)
[thumbnail of NURMIN PATIMA_21100005_IAT _ BAB II-BAB IV.pdf] Text
NURMIN PATIMA_21100005_IAT _ BAB II-BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of NURMIN PATIMA_21100005_IAT _ BAB V_ DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
NURMIN PATIMA_21100005_IAT _ BAB V_ DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (415kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan masyarakat yang masih mempertahankan tradisi-tradisi warisan leluhur. Tradisi tersebut telah menjadi bagian penting dalam budaya lokal, mencerminkan nilai-nilai moral dan budi pekerti, serta berperan dalam mempererat hubungan sosial antarwarga. Salah satu tradisi yang dimaksud adalah Tradisi Unggah No Bungkulan, sebuah praktik budaya masyarakat desa Sidojadi yang memuat unsur nilai-nilai keislaman, khususnya melalui pembacaan ayat suci Al-Qur'an sebagai bagian dari rangkaian acaranya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana praktik pembacaan Al-Qur'an dalam tradisi tersebut melalui pendekatan Living Quran, yang menyoroti bagaimana Al-Qur'an dipahami, dijalankan, dan dimaknai dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Untuk menggali pemahaman masyarakat terhadap tradisi ini, peneliti melakukan studi berjudul "Pembacaan Ayat Suci Al-Qur‘an pada Tradisi Unggah No Bungkulan(Studi Living Quran di Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal)." Fokus utama dari penelitian ini adalah pada proses pelaksanaan tradisi Unggah No Bungkulanserta pemaknaannya dalam konteks Living Quran. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana pelaksanaan tradisi tersebut serta menggali dimensi Living Quran yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, serta menggunakan teknik analisis data secara deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa tradisi Unggah no Bungkulanmerupakan warisan budaya yang terus dilestarikan secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Sidojadi. Tradisi ini dilaksanakan setiap kali ada warga yang hendak membangun rumah baru, dengan melibatkan keluarga serta warga desa yang diundang. Pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya antara lain tokoh adat, anggota keluarga, ustaz atau alim ulama, serta kerabat lainnya. Prosesnya diawali dengan musyawarah antarapemilik rumah dan para tokoh tersebut untuk membicarakan bentuk acara syukuran atas pembangunan rumah baru.Rangkaian kegiatan dalam tradisi ini meliputi makan bersama, pengajian, serta penyampaian nasihat dari tokoh adat setempat. Pembacaan ayat suci Al-Qur‘an dalam tradisi Unggah no Bungkulanmencerminkan penghayatan dan penerapan nilai-nilai Al-Qur‘an dalam kehidupan masyarakat secara kontekstual. Tradisi ini menjadibentuk konkret dari living Quran, di mana Al-Qur‘an tidak hanya dibaca sebagai kitab suci, tetapi juga dijadikan pedoman dalam praktik budaya. Ia berfungsi sebagai sumber keberkahan, ungkapan rasa syukur atas nikmat dari Allah SWT, serta penguat nilai-nilai spiritual dalam momen penting kehidupan masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tradisi; Unggah no Bungkulan; Living qur‘an
Subjects: Ilmu Alquran dan Tafsir
Divisions: Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Hanan Azhari Hasibuan
Date Deposited: 03 Jul 2026 03:59
Last Modified: 03 Jul 2026 03:59
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/910

Actions (login required)

View Item
View Item