Saleh, Akmal (2025) TRADISI MARKHOTOM AL-QUR’AN BAGI WANITA LANSIA PADA MAJELIS TAKLIM MISBAHUS SUDUR (Studi Living Qur’an di Kelurahan Pidoli Dolok, Kec. Panyabungan, Kab. Mandailing Natal). Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.
Akmal Saleh_21100008_COVER-BAB I.pdf - Published Version
Download (1MB)
Akmal Saleh_21100008_BAB II-IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (974kB) | Request a copy
Akmal Saleh_21100008_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (407kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kajian Living Qur’an tentang Tradisi Markhotom Majelis Taklim yang ada di Pidoli Dolok, Kec. Panyabungan, Kab. Mandailing Natal. Markhotom merupakan istilah lokal yang mengacu pada kagiatan membaca Al-Qur’an secara bergiliran atau bersama-sama, baiasanya dilakukan dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperdalam spritualitas, khususnya di kalangan wanita lansia. Tradisi Markhotom Majelis Taklim Misbahus Sudur di kelurahan Pidoli Dolok ini merupakan tradisi yang lahir dari kearifan masyarakat Pidoli. Setiap hari Jumat sore, anggota Majelis Taklim yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu lansia, berkumpul untuk melaksanakan kegiatan Markhotom. Kegiatan ini diadakan sekali seminggu dan menjadi salah satu rutinitas spiritual yang sangat dinantikan oleh para anggotanya.Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan sifat penelitian kualitatif deskriptif, dan menggunakan metode living Qur’an. Sumber yang termuat dalam penelitian ini dihimpun dari hasil wawancara dengan para responden, yang terdiri beberapa anggota Majelis Taklim Misbahus Sudur Pidoli Dolok. Serta didukung oleh referensi dari berbagai literatur guna mengoptimalkan hasil penelitian. Pengumpulan data diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumen.Berdasarkan hasil penelitian pada karya ilmiah ini, terdapat beberapa temuan yang peneliti analisis dan menjadi kesimpulan bahwa tradisi Markhotom Al-Qur’an di Majelis Taklim Misbahus Sudur Bagi mereka, Markhotom ini adalah bentuk syukur dan harapan untuk memperoleh keberkahan dalam setiap aspek kehidupan mereka, termasuk kesehatan, ketenangan batin, dan kelancaran rezeki. Tradisi Markhotom ini menunjukkan bahwa meskipun kegiatan tersebut dilakukan oleh sekelompok ibu-ibu lansia, namun memiliki dampak yang besar dalam membentuk karakter spiritual dan sosial masyarakat setempat. Dalam beberapa sesi wawancara dengan sejumlah anggota majelis taklim, terungkap bahwa tradisi Markhotom memiliki dimensi spiritual yang mendalam, salah satunya sebagai bentuk motivasi untuk terus membiasakan diri membaca Al-Qur’an. Aktivitas ini dipahami sebagai ibadah yang mendatangkan pahala dan menjadi bagian dari amal yang bernilai di sisi Allah SWT. Keyakinan ini terutama kuat di kalangan anggota Majelis Taklim, yang meyakini bahwa membaca Al-Qur’an bukan hanya bernilai secara ritual, tetapi juga memiliki keutamaan besar di akhirat kelak. Mereka percaya bahwa orang yang senantiasa membaca dan mengamalkan isi Al-Qur’an akan memperoleh syafaat serta keselamatan di hari kemudian. Dengan demikian, tradisi markhotom tidak hanya berfungsi sebagai simbol keagamaan, tetapi juga sebagai penguat spiritualitas individu dan kolektif dalam masyarakat Pidoli Dolok.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Living Qur’an, Tradisi, Markhotom, Al-Qur’an, Majelis Taklim |
| Subjects: | Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Divisions: | Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Hanan Azhari Hasibuan |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 02:17 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 02:17 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/903 |
