DAMAYANTI, ANJUMA (2025) DAMPAK HUKUM PASCA PERCERAIAN SUAMI ISTRI TERHADAP ANAK DALAM KELUARGA MUSLIM (Studi Kasus Di Desa Lumban Pasir dan Desa Tambangan Tonga Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal). Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.

[thumbnail of ANJUMA DAMAYANTI_21070009_COVER-BAB I.pdf] Text
ANJUMA DAMAYANTI_21070009_COVER-BAB I.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (689kB) | Request a copy
[thumbnail of ANJUMA DAMAYANTI_21070009_BAB II-BAB IV.pdf] Text
ANJUMA DAMAYANTI_21070009_BAB II-BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (405kB) | Request a copy
[thumbnail of ANJUMA DAMAYANTI_21070009_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
ANJUMA DAMAYANTI_21070009_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (114kB)

Abstract

penelitian ini adalah adanya kondisi anak yang merasa terabaikan akibat perceraian orang tuanya seperti kurang kasih sayang, kurang perhatian, hingga kebutuhan sehari-hari yang tidak sepenuhnya terpenuhi. Selain itu, hak asuh dan nafkah anak seringkali tidak berjalan sebagaimana mestinya karena adanya perbedaan keinginan dari pihak ayah maupun ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: Bagaimana pelaksanaan perceraian di Desa Lumban Pasir dan Tambangan Tonga Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal. Untuk mengetahui dan menganalisis dampak hukum perceraian suami istri terhadap anak dalam keluarga muslim di Desa Lumban Pasir dan Tambangan Tonga, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris (empiricial legal research) dengan pendekatan konseptual (conceptual approach). dan pendekatan sosiologi hukum (sosial-legal approach). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terkait, baik dari keluarga yang bercerai maupun aparat desa setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, perceraian di Desa Lumban Pasir berlangsung melalui dua jalur, yaitu melalui pengadilan dan di luar pengadilan (secara adat atau kekeluargaan). Kedua, dampak yang ditimbulkan dari perceraian bagi anak cukup beragam, mulai dari perasaan sedih, kesepian, menurunnya semangat belajar, hingga terbatasnya pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian. Meskipun demikian, banyak anak yang tetap berusaha beradaptasi dengan kondisi keluarga baru, walaupun pada kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak sepenuhnya memperoleh hak-hak yang seharusnya mereka terima.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Dampak Hukum; Perceraian; Anak; Suami Istri Keluarga Muslim
Subjects: Hukum Islam > Perceraian
Divisions: Syariah > Program Studi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Hanan Azhari Hasibuan
Date Deposited: 07 Jul 2026 04:25
Last Modified: 07 Jul 2026 04:25
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/886

Actions (login required)

View Item
View Item