Alwi Alfarizi, Ahmad (2025) PEMENUHAN HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI LDR (LONG DISTANCE RELATIONSHIP) DALAM KETAHANAN KELUARGA DI TINJAU MENURUT MAQASHID SYARIAH (Studi Kasus Desa Binanga Kecamatan Hutabargot). Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.
AHMAD ALWI ALFARIZI_20070002_COVER-BAB I.pdf - Published Version
Download (1MB)
AHMAD ALWI ALFARIZI_20070002_BAB II-IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (830kB) | Request a copy
AHMAD ALWI ALFARIZI_20070002_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (376kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemenuhan hak dan kewajiban suami istri dalam pernikahan jarak jauh (Long Distance Relationship/LDR) serta bagaimana hal tersebut berpengaruh terhadap ketahanan keluarga ditinjau dari perspektif Maqashid Syariah. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Binanga, Kecamatan Hutabargot, yang memiliki fenomena cukup banyak yakni pasangan menjalani rumah tangga dengan kondisi LDR karena faktor pekerjaan dan ekonomi. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pemenuhan hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga LDR, bagaimana ketahanan keluarga dapat dipertahankan dalam kondisi tersebut, serta bagaimana pemenuhan hak dan kewajiban tersebut ditinjau dalam kerangka Maqashid Syariah. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan mengaitkannya pada konsep ketahanan keluarga dan lima tujuan pokok Maqashid Syariah, yaitu menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga LDR di Desa Binanga pada umumnya dapat terlaksana dengan baik, meskipun terdapat kendala dalam hal intensitas kebersamaan dan komunikasi langsung. Nafkah sebagai kewajiban utama suami dapat terpenuhi, istri tetap menjaga kehormatan, serta kedua belah pihak berupaya membangun komunikasi dan kepercayaan. Kondisi ini menjadi dasar bagi ketahanan keluarga, yang tercermin dari kemampuan menjaga keutuhan rumah tangga, membesarkan anak dengan baik, serta mengelola ekonomi secara mandiri. Ditinjau dari perspektif Maqashid Syariah, pemenuhan hak dan kewajiban suami istri dalam LDR mencerminkan usaha untuk menjaga lima tujuan pokok syariat, sehingga meskipun terpisah jarak, pasangan tetap berusaha mewujudkan kemaslahatan dan menghindarkan kerusakan dalam keluarga. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa ketahanan keluarga dalam kondisi LDR dapat terjaga selama hak dan kewajiban dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan nilai-nilai syariah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hak dan Kewajiban; Long Distance Relationship; Ketahanan Keluarga; Maqasid Syariah. |
| Subjects: | Hukum Islam > Hukum Keluarga Hukum Islam > Perkawinan |
| Divisions: | Syariah > Program Studi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Hanan Azhari Hasibuan |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 02:56 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 02:56 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/885 |
