NISA, YAROTUN (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI DI ASRAMA PUTRI PONDOK PESANTREN MUSTHAFAWIYAH PURBA BARU. Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.
YAROTUN NISA_21020052_COVER-BAB I.pdf - Published Version
Download (1MB)
YAROTUN NISA_21020052_BAB II-IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (598kB) | Request a copy
YAROTUN NISA_21020052_ BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (226kB)
Abstract
Agama Islam tidak hanya mengatur masalah ibadah, akan tetapi Islam juga mengatur masalah muamalah, baik yang berhubungan dengan masalah social, budaya maupun ekonomi. Praktik Jual-beli di Asrama Putri Pondok Pesantren Musthafawiyah Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, dimana pada praktiknya tidak memenuhi standar sahnya dalam akad jual-beli, yang dimana adanya unsur pemaksaan antara pihak pasantren dengan pihak santri yang berada di asrama, dan ada perbedaan harga yang tinggi yang hanya menguntungkan salah satu pihak yaitu pihak pasantren yang memiliki pengelolaan yang cukup besar pada kantin asrama.
Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah: 1. Bagaimana praktik jual beli di asrama Putri Pondok Pesatren Musthafawiyah Purba Baru. 2. Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik jual beli di asrama Putri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru. Jenis penelitian ini adalah Penelitian yang di lakukan oleh peneliti ialah penelitian lapangan (field riseth). termasuk jenis penelitian kualitatif yaitu suatu penelitian yang dilakukan secara intensif, terperinci dan mendalam terhadap suatu objek tertentu dengan mempelajarinya sebagai suatu kasus. Objek yang di maksud dalam penelitian ini adalah pondok pesantren musthafawiyah Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten mandailing Natal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Praktik Jual-beli di Asrama Putri Pondok Pesantren Musthafawiyah Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, dimana pada praktiknya tidak memenuhi standar sahnya dalam akad jual-beli, yang dimana adanya unsur pemaksaan antara pihak pasantren dengan pihak santri yang berada di asrama, dan ada perbedaan harga yang tinggi yang hanya menguntungkan salah satu pihak yaitu pihak pasantren yang memiliki pengelolaan yang cukup besar pada kantin asrama. dalam pandangan hukum Islam jual-beli ini tidak sesuai dengan dan perpindahan barang dan status uang dan barang adalah haram, berdasarkan firman Allah surah An-Nisa ayat 29 yang artinya “hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam; Praktik Jual Beli; Pondok Pesantren. |
| Subjects: | Hukum Islam > Jual Beli dalam Islam |
| Divisions: | Syariah > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Hanan Azhari Hasibuan |
| Date Deposited: | 26 May 2026 04:13 |
| Last Modified: | 26 May 2026 04:13 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/883 |
