WULAN DARI, ELMI (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERKAIT ETIKA BISNIS PEDAGANG CABAI DI PASAR BARU PANYABUNGAN. Skripsi thesis, STAIN Mandailing Natal.
ELMI WULANDARI_21020007_HES_ COVER- BAB I.pdf - Published Version
Download (1MB)
ELMI WULANDARI_21020007_HES_ BAB II- BAB IV.pdf - Published Version
Download (667kB)
ELMI WULANDARI_21020007_HES_ BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (250kB)
Abstract
Jual beli merupakan tukar menukar harta dengan harta, biasanya berupa barang dengan uang yang dilakukan suka sama suka dengan akad tertentu dengan tujuan untuk memiliki barang tersebut. Perdagangan dan jual beli itu sendiri merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang diatur dalam Islam. Salah satu bentuk aturan yang disyariatkan dalam kegiatan jual beli ini adalah kejujuran. Dalam jual beli hendaknya disertai rasa jujur sehingga ada nilai manfaatnya (Maslahah). Apabila penjual dan pembeli saling tipu menipu atau merahasiakan tentang apa yang seharusnya dikatakan maka tidak akan ada nilai maslahah-Nya. Etika bisnis adalah aturan-aturan yang menegaskan suatu bisnis boleh bertindak dan tidak boleh bertindak, dimana aturan-aturan tersebut dapat bersumber dari aturan tertulis maupun aturan yang tidak tertulis. Jenis penelitian yang akan dilakukan merupakan penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dilakukan dilapangan kepada responden. Penelitian ini bersifat deskriptif. Sumber data pada penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunaan dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Adapun hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah bahwa sebagian pedagang cabai di Pasar Baru Panyabungan belum sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip etika ekonomi Islam dalam praktik dagangnya. Hal ini tercermin dari sejumlah pelanggaran yang terjadi, seperti percampuran kualitas baik dengan kualitas buruk, penggunaan timbangan yang tidak akurat, hingga praktik curang
dalam kualitas barang yang ditawarkan. Menurut tinjauan Hukum Ekonomi Syariah, praktik tersebut termasuk dalam kategori muamalah yang batil atau fasid, karena mengandung unsur penipuan dan ketidakadilan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Etika Bisnis; Pedagang Cabai; Hukum Ekonomi Syariah |
| Subjects: | Manajemen Binis > Etika Bisnis |
| Divisions: | Syariah > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Hanan Azhari Hasibuan |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 02:31 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 02:31 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/859 |
