Sakinah, Nurul (2026) “Analisis Istihsan bil urf terhadap Dampak Memberikan Ucapan Selamat Dengan Papan Bunga pada Walimatul ‘Ursy (Studi Kasus di Desa Muara Mais Jambur, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal).”. Skripsi thesis, Stain Madina.
HKI_22070002_NURUL SAKINAH.pdf
Download (1MB)
HKI_22070002_NURUL SAKINAH_ COVER- BAB I.pdf
Download (638kB)
HKI_22070002_NURUL SAKINAH_ BAB II- BAB IV.pdf
Download (943kB)
HKI_22070002_NURUL SAKINAH_ BAB V.pdf
Download (856kB)
Abstract
Nurul Sakinah, NIM: 22070002. Fakultas Syariah dan Hukum, Program Studi
Hukum Keluarga Islam (HKI), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing
Natal. Analisis Dampak Pemberian Papan Bunga pada Walimatul ‘Ursy
Perspektif Istihsan Bil ‘Urf (Studi Kasus di Desa Muara Mais Jambur, Kecamatan
Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh
kebiasaan masyarakat Desa Muara Mais Jambur dalam memberikan papan bunga
sebagai bentuk ucapan selamat kepada keluarga yang melaksanakan walimatul
‘ursy. Pemberian papan bunga memiliki manfaat sosial, antara lain sebagai bentuk
perhatian, penghormatan, doa, dan sarana mempererat silaturahmi. Namun, dalam
pelaksanaannya terdapat dampak yang perlu diperhatikan, seperti beban ekonomi,
tekanan sosial, pemborosan apabila dilakukan secara berlebihan, serta gangguan
terhadap ketertiban dan kelancaran lalu lintas apabila papan bunga ditempatkan di
bahu jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pemberian papan
bunga pada walimatul ‘ursy, mengetahui dampak yang ditimbulkan, serta
menganalisisnya berdasarkan perspektif istihsan bil ‘urf. Penelitian ini
menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan
kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi terhadap masyarakat, pemberi dan penerima papan bunga, serta
tokoh agama dan tokoh masyarakat di Desa Muara Mais Jambur. Data dianalisis
berdasarkan konsep ‘urf, istihsan bil ‘urf, maslahat, dan mudarat. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pemberian papan bunga telah menjadi kebiasaan masyarakat
dan memiliki manfaat sosial berupa penyampaian ucapan selamat, perhatian,
penghormatan, dan pemeliharaan hubungan sosial. Di sisi lain, praktik tersebut
dapat menimbulkan beban ekonomi, tekanan sosial, pemborosan, serta gangguan
terhadap ketertiban umum apabila dilakukan secara berlebihan. Berdasarkan
perspektif istihsan bil ‘urf, kebiasaan tersebut dapat dipertimbangkan selama tidak
bertentangan dengan syariat dan tidak menimbulkan kemudaratan. Oleh karena itu,
pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kemampuan pemberi, menghindari
pemborosan, serta memperhatikan ketertiban dan kepentingan umum. Fatwa MUI
Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah untuk Mencegah Kerusakan
Lingkungan digunakan sebagai penguat prinsip pencegahan tabdzir, israf, dan
kemudaratan, bukan sebagai fatwa khusus mengenai papan bunga.
Kata Kunci: Papan Bunga, Walimatul ‘Ursy, Dampak, Istihsan Bil ‘Urf, ‘Urf
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Hukum Islam > Adat - 'Urf Hukum Islam > Perkawinan |
| Divisions: | Syariah > Program Studi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Nurul Sakinah Nurul |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 07:06 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 07:06 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/2199 |
