Suyanti, Suyanti (2026) ANALISIS MODUL AJAR PADA MATA PELAJARAN FIQIH MATERI SHALAT JUM’AT DI KELAS VII MTSS MARDIYAH ISLAMIYAH PANYABUNGAN II. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of Suyanti_19010030_Cover-Bab I.pdf] Text
Suyanti_19010030_Cover-Bab I.pdf

Download (655kB)
[thumbnail of Suyanti_1901030_BAB II-BAB IV.pdf] Text
Suyanti_1901030_BAB II-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Suyanti_19010030_BAB V.pdf] Text
Suyanti_19010030_BAB V.pdf

Download (100kB)
[thumbnail of Suyanti_19010030_BAB V_DRH.pdf] Text
Suyanti_19010030_BAB V_DRH.pdf

Download (197kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penggunaan modul ajar dalam mata pelajaran Fiqih materi Shalat Jum’at di kelas VII MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan II; dan (2) mengidentifikasi kekurangan dan kelebihan modul ajar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru Fiqih kelas VII, Kepala Madrasah, dan tiga orang murid kelas VII. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, penggunaan modul ajar dalam mata pelajaran Fiqih materi Shalat Jum’at di kelas VII MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan II telah terlaksana dengan baik dan terstruktur. Modul ajar disusun secara mandiri oleh guru dengan mengacu pada Capaian Pembelajaran Fase D Kurikulum Merdeka. Modul ajar memuat lima tujuan pembelajaran yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan metode yang bervariasi meliputi ceramah plus diskusi, discovery learning, bermain peran, dan project based learning. Modul ajar telah mengintegrasikan Profil Pelajar Pancasila dan efektif dalam menghubungkan teori Shalat Jum’at dengan praktik ibadah sehari-hari murid. Kedua, kekurangan modul ajar meliputi: belum adanya asesmen diagnostik terstruktur, terdapat kesalahan penulisan, serta belum adanya glosarium istilah fiqih berbahasa Arab. kelebihan modul ajar meliputi: pembelajaran menjadi lebih terarah dan sistematis, metode pembelajaran bervariasi, kesesuaian dengan prinsip Kurikulum Merdeka, kontekstualisasi dengan karakteristik madrasah, efektivitas dalam mengaitkan teori dengan praktik ibadah, serta mendukung kemandirian belajar murid. Secara keseluruhan, kelebihan modul ajar lebih dominan dan bersifat substansial, sementara kekurangan yang ada bersifat teknis dan dapat diperbaiki melalui revisi berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Pendidikan Agama Islam
Divisions: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Suyanti Yanti Yanti
Date Deposited: 16 Oct 2026 09:04
Last Modified: 16 Oct 2026 09:04
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/2183

Actions (login required)

View Item
View Item