Sari, Puspita (2026) STRATEGI KOMUNIKASI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) DALAM MEMINIMALKAN PERILAKU TARDAPOT DI KECAMATAN SIABU. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of KPI_22140004_PUSPITA SARI_ COVER- BAB I.pdf] Text
KPI_22140004_PUSPITA SARI_ COVER- BAB I.pdf

Download (733kB)
[thumbnail of KPI_22140004_PUSPITA SARI_ BBA II- BAB IV.pdf] Text
KPI_22140004_PUSPITA SARI_ BBA II- BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of KPI_22140004_PUSPITA SARI_ BAB V.pdf] Text
KPI_22140004_PUSPITA SARI_ BAB V.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya Perilaku Tardapot di
Kecamatan Siabu, yaitu perilaku pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang
bertentangan dengan norma agama dan adat istiadat masyarakat Mandailing.
Berdasarkan hasil wawancara dengan staf Kelurahan Siabu, pada tahun 2025
terdapat dua kasus Tardapot. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Tardapot
masih menjadi permasalahan sosial yang memerlukan upaya pencegahan,
khususnya melalui peran KUA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi
komunikasi KUA Kecamatan Siabu dalam meminimalkan Perilaku Tardapot serta
Faktor Pendukung dan Penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di KUA Kecamatan
Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Data diperoleh melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi dengan kepala KUA, penyuluh agama, masyarakat,
pemerintah kelurahan, tokoh agama, dan tokoh adat. Analisis data menggunakan
model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi KUA
Kecamatan Siabu dalam meminimalkan Perilaku Tardapot dilakukan melalui
pendekatan edukatif, keagamaan, persuasif, dan komunikasi langsung. Strategi
tersebut diwujudkan melalui penyuluhan agama, Bimbingan Remaja Usia Sekolah
(BRUS), majelis taklim, pembinaan orang tua dan masyarakat, serta pemanfaatan
media sosial. Pelaksanaan strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap
pemahaman remaja dan masyarakat mengenai batasan pergaulan, bahaya
pergaulan bebas, pengawasan orang tua, dan penggunaan media sosial secara
bijak. Namun, perubahan perilaku belum dapat diukur secara menyeluruh
sehingga diperlukan pembinaan yang berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi
dukungan masyarakat, keberadaan penyuluh agama, dukungan tokoh masyarakat,
dan program BRUS. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu,
benturan jadwal, kesibukan masyarakat, pengaruh lingkungan dan pergaulan, serta
penggunaan media sosial yang kurang bijak.
Kata kunci: strategi komunikasi, Tardapot, KUA Kecamatan Siabu, penyuluhan
agama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Ilmu Komunikasi
Kesejahteraan Sosial
Divisions: Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Puspita Sari Puspita
Date Deposited: 13 Oct 2026 08:04
Last Modified: 13 Oct 2026 08:04
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/2135

Actions (login required)

View Item
View Item