Elliza, Nova (2026) PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL MANDAILING MARPARENCIS DALAM MENGEMBANGKAN NILAI SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI DI DESA TEBING TINGGI, KECAMATAN PANYABUNGAN TIMUR. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of NOVAELLIZA_22030017_COVER_BAB_I.pdf] Text
NOVAELLIZA_22030017_COVER_BAB_I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of NOVAELLIZA_22030017_BAB_II-IV.pdf] Text
NOVAELLIZA_22030017_BAB_II-IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of NOVAELLIZA_22030017_BAB_V.pdf] Text
NOVAELLIZA_22030017_BAB_V.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian
ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan nilai sosial emosional pada
anak usia dini melalui kegiatan bermain yang menyenangkan dan sesuai dengan
lingkungan budaya anak. Permainan tradisional Mandailing Marparencis
merupakan salah satu permainan yang dapat memberikan kesempatan kepada
anak untuk berinteraksi, bekerja sama, mematuhi aturan, mengendalikan emosi,
dan meningkatkan rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
penerapan
permainan
tradisional
Mandailing
Marparencis
dalam
mengembangkan nilai sosial emosional pada anak usia dini di Desa Tebing
Tinggi Kecamatan Panyabungan Timur, nilai sosial emosional yang muncul
dalam permainan, serta faktor pendukung dan penghambat penerapannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian
adalah anak usia 5–6 tahun, sedangkan informan penelitian terdiri dari guru,
orang tua, dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penerapan permainan tradisional Mandailing Marparencis dilakukan melalui
tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Melalui permainan tersebut, anak
menunjukkan perkembangan dalam kemampuan bekerja sama, berkomunikasi,
mematuhi aturan, menghargai teman, bertanggung jawab, mengendalikan emosi,
serta menunjukkan sikap percaya diri dan empati. Faktor pendukungnya meliputi
dukungan orang tua dan masyarakat, ketersediaan tempat bermain, serta
permainan yang tidak membutuhkan peralatan khusus. Adapun faktor
penghambatnya antara lain penggunaan gadget, keterbatasan tempat bermain
yang aman, dan perbedaan kemampuan serta jumlah anak yang mengikuti
permainan. Dengan demikian, permainan tradisional Mandailing Marparencis
dapat menjadi salah satu kegiatan bermain yang mendukung pengembangan nilai
sosial emosional anak usia dini sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada
anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Anak Usia Dini - Prasekolah
Divisions: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Depositing User: Nova Elliza Eliza
Date Deposited: 12 Oct 2026 07:43
Last Modified: 12 Oct 2026 07:43
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/2100

Actions (login required)

View Item
View Item