Lubis, Mdh Umar Hamid (2026) ANALISIS MAQASYID SYARIAH TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI SISA POTONGAN RAMBUT PADA SALON DI KECAMATAN PANYABUNGAN. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of HES_22020041_MHD UMAR HAMID LUBIS_ COVER- BAB I.pdf] Text
HES_22020041_MHD UMAR HAMID LUBIS_ COVER- BAB I.pdf

Download (826kB)
[thumbnail of HES_22020041_MHD. UMAR_BAB II-BAB IV..pdf] Text
HES_22020041_MHD. UMAR_BAB II-BAB IV..pdf
Restricted to Repository staff only

Download (910kB) | Request a copy
[thumbnail of HES_22020041_MHD. UMAR_BAB V.pdf] Text
HES_22020041_MHD. UMAR_BAB V.pdf

Download (2MB)

Abstract

Praktik jual beli sisa potongan rambut pada salon di Kecamatan Panyabungan merupakan salah satu bentuk pemanfaatan sisa hasil jasa salon yang memiliki nilai ekonomis bagi pihak tertentu. Rambut yang telah dipotong dikumpulkan, dipilah berdasarkan kualitas, kemudian dijual kepada pengepul untuk dimanfaatkan kembali. Fenomena tersebut menarik untuk dikaji karena sisa potongan rambut yang pada umumnya dianggap sebagai limbah ternyata memiliki nilai guna dan nilai ekonomi, sehingga perlu dianalisis berdasarkan prinsip kemaslahatan dalam hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik jual beli sisa potongan rambut pada salon di Kecamatan Panyabungan serta menganalisisnya berdasarkan maqāṣid al-syarī‘ah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif dan bersifat deskriptif, menggunakan pendekatan normatif dan empiris. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sisa potongan rambut yang masih memiliki nilai ekonomis dikumpulkan oleh pihak salon dan selanjutnya dijual kepada pengepul melalui transaksi secara langsung, dengan sistem tawar-menawar dan pembayaran tunai. Praktik tersebut memberikan manfaat berupa tambahan pendapatan bagi pihak salon serta pemanfaatan kembali sisa rambut sehingga tidak hanya menjadi limbah. Ditinjau dari maqāṣid al-syarī‘ah, praktik tersebut berkaitan terutama dengan hifẓ al-māl (memelihara harta) melalui pemanfaatan sisa rambut yang mempunyai nilai ekonomi dan hifẓ al-nafs (memelihara jiwa) melalui upaya menciptakan kemaslahatan serta menghindari dampak yang dapat merugikan manusia dan lingkungan. Dengan demikian, praktik jual beli sisa potongan rambut dapat dilihat dari aspek kemanfaatan dan kemaslahatan selama pemanfaatannya dilakukan secara baik, tidak menimbulkan kemudaratan, dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Jual Beli dalam Islam
Divisions: Syariah > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Mhd Umar Hamid Lubis
Date Deposited: 16 Oct 2026 07:59
Last Modified: 16 Oct 2026 07:59
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/2066

Actions (login required)

View Item
View Item