Nasution, Nur Indah (2026) PESAN KOMUNIKASI ISLAM DALAM SYAIR ONANG ONANG PADA KESENIAN GORDANG SAMBILAN DALAM ACARA PERNIKAHAN (STUDI KASUS KELURAHAN TAMIANG KECAMATAN KOTANOPAN). Skripsi thesis, STAIN MADINA.
NUR INDAH NASUTION_NIM.22140003 - COVER - BAB I.pdf
Download (4MB)
NUR INDAH NASUTION_NIM.22140003 - BAB II - BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
NUR INDAH NASUTION_NIM.22140003 - BAB V.pdf
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh keberadaan Syair Onang-Onang yang masih digunakan
sebagai bagian dari kesenian Gordang Sambilan dalam acara pernikahan
masyarakat Kelurahan Tamiang, meskipun pemahaman generasi muda terhadap
makna dan pesan yang terdapat dalam syair tersebut masih terbatas. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui proses penyampaian Syair Onang-Onang pada acara
pernikahan, mengidentifikasi pesan komunikasi Islam yang terkandung di
dalamnya, serta mengetahui tantangan dan hambatan dalam penyampaian pesan
tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi terhadap informan yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan
Syair Onang-Onang dan kesenian Gordang Sambilan di Kelurahan Tamiang
Kecamatan Kotanopan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syair Onang-Onang masih menjadi
bagian dari rangkaian acara pernikahan, khususnya pada prosesi penyambutan dan
kegiatan yang berkaitan dengan pengantin. Penyampaian syair dilakukan oleh
paronang-onang melalui syair, pantun, ungkapan, cerita, doa, dan nasihat yang
disesuaikan dengan situasi pengantin serta keluarganya. Pesan komunikasi Islam
yang terdapat dalam Syair Onang-Onang mencakup pesan aqidah, syariah, dan
akhlak. Pesan aqidah tercermin melalui doa dan harapan kepada Allah SWT, pesan
syariah berkaitan dengan nasihat mengenai kehidupan rumah tangga, sedangkan
pesan akhlak tercermin melalui penghormatan kepada orang tua, kasih sayang,
hubungan kekeluargaan, dan nasihat dalam menjalani kehidupan. Pesan akhlak
merupakan pesan yang paling dominan ditemukan dalam Syair Onang-Onang.
Adapun hambatan dalam penyampaian pesan meliputi penggunaan bahasa
Mandailing lama dan istilah adat yang sulit dipahami oleh generasi muda,
pandangan sebagian generasi muda yang lebih menempatkan Onang-Onang
sebagai hiburan, serta terbatasnya proses pewarisan pengetahuan mengenai bahasa,
makna, dan nilai yang terkandung dalam syair. Syair Onang-Onang dengan
demikian tidak hanya menjadi bagian dari kesenian dan hiburan masyarakat
Mandailing, tetapi juga berfungsi sebagai media komunikasi Islam yang
menyampaikan nilai-nilai keagamaan, nasihat, dan kehidupan sosial dalam
rangkaian acara pernikahan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi Islam |
| Divisions: | Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Nur Indah Nasution |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 03:51 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 03:51 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1908 |
