Pulungan, Maulida Hasnah (2026) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PENGELOLAAN DANA HEWAN QURBAN (Studi Kasus Di Desa Sidojadi dan Desa Bange Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal). Skripsi thesis, STAIN MADINA.
HES_22020032_MAULIDA HASNAH PULUNGAN_ COVER- BAB I.pdf
Download (839kB)
HES_22020032_MAULIDA HASNAH PULUNGAN_ BAB II- BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (601kB) | Request a copy
HES_22020032_MAULIDA HASNAH PULUNGAN_ BAB V.pdf
Download (678kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengelolaan dana hewan
qurban di Desa Sidojadi dan Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, serta
meninjaunya berdasarkan perspektif hukum Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh adanya perbedaan mekanisme pengelolaan dana hewan qurban di kedua desa
yang berimplikasi terhadap kejelasan akad dan prinsip muamalah dalam Islam.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan
panitia qurban, pemilik hewan qurban, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan
secara deskriptif dengan mengacu pada prinsip-prinsip hukum Islam mengenai
jual beli, akad, dan pengelolaan dana. Jumlah informan dalam penelitian ini terdiri
dari 20 informan di antaranya Kepela Desa, tokoh Agama, Masyarakat dan panitia
hewan qurban Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengelolaan dana
hewan qurban di Desa Sidojadi mengandung unsur gharar (ketidakjelasan),
karena tidak adanya kejelasan dan transparansi dalam kesepakatan antara panitia
qurban dan pemilik hewan qurban mengenai harga maupun mekanisme penjualan.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian dan perselisihan
sehingga tidak sepenuhnya memenuhi prinsip akad yang sah menurut hukum
Islam. Sementara itu, praktik pengelolaan dana hewan qurban di Desa Bange
dilaksanakan berdasarkan kesepakatan yang jelas, transparan, dan atas dasar
kerelaan kedua belah pihak (an-taradhin), sehingga telah memenuhi prinsip
prinsip muamalah dalam hukum Islam. Dengan demikian, praktik di Desa Bange
dinilai sesuai dengan ketentuan hukum Islam, sedangkan praktik di Desa Sidojadi
belum dengan hukum Islam dan memerlukan pengarahan agar terhindar dari unsur
gharar dan lebih mencerminkan nilai keadilan, keterbukaan, serta kepastian
hukum dalam transaksi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Hukum Islam |
| Divisions: | Syariah > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Maulida Hasnah Pulungan |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 04:08 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 04:08 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1827 |
