Dly, Nur Hamidah (2026) TINJAUAN HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP PENCEGAHAN TINDAKAN PERUNDUNGAN DI SEKOLAH (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 2 PANYABUNGAN). Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of Nur Hamidah Daulay_NIM.22200013 - COVER - BAB I.pdf] Text
Nur Hamidah Daulay_NIM.22200013 - COVER - BAB I.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of Nur Hamidah Daulay_NIM.22200013 - BAB II - BAB IV.pdf] Text
Nur Hamidah Daulay_NIM.22200013 - BAB II - BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of Nur Hamidah Daulay_NIM.22200013 - BAB V.pdf] Text
Nur Hamidah Daulay_NIM.22200013 - BAB V.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya
perundungan di sekolah dalam bentuk verbal, fisik, sosial, dan cyberbullying yang
merugikan korban secara fisik, psikis, dan sosial. Oleh karena itu, diperlukan
upaya pencegahan yang tidak hanya berfokus pada sanksi, tetapi juga
mengutamakan pembinaan karakter, pendidikan akhlak, dan perlindungan anak
berdasarkan prinsip hukum pidana Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pencegahan dan penerapan
sanksi terhadap pelaku perundungan di SMP Negeri 2 Panyabungan menurut
perspektif Hukum Pidana Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif
dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui studi kepustakaan,
observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif
kualitatif dengan uji keabsahan data melalui triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan di SMP Negeri 2 Panyabungan
masih terjadi, terutama dalam bentuk verbal, sosial, fisik intensitas sedang, dan
cyberbullying. Faktor pemicunya meliputi pengaruh teman sebaya, kurangnya
pengawasan, dampak media sosial, lemahnya pemahaman batas candaan dan
perundungan, faktor keluarga, serta sistem pelaporan yang belum optimal. Dalam
perspektif Hukum Pidana Islam, pencegahan perundungan sejalan dengan prinsip
al-wiqayah, sadd al-dzari'ah, amar ma'ruf nahi munkar, dan maqashid al
syari'ah. Perbuatan ini dapat dikategorikan sebagai jarimah ta'zir, qisas, atau
diyat tergantung bentuk dan dampaknya. Penerapan sanksi di sekolah masih
cenderung reaktif, sehingga diperlukan penguatan regulasi, pengawasan,
pendidikan karakter Islami, mekanisme pelaporan ramah anak, serta sanksi ta'zir
yang edukatif dan restoratif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Hukum Islam > Pidana Islam
Divisions: Syariah > Program Studi Hukum Pidana Islam
Depositing User: Nur Hamidah Dly
Date Deposited: 01 Oct 2026 07:42
Last Modified: 01 Oct 2026 07:42
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1796

Actions (login required)

View Item
View Item