Mustamirrun, Nurizki (2026) PROBLEMATIKA COOPERATIVE LEARNING DI KELAS RENDAH SDN 100150 PURBATUA. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of NURIZKI MUSTAMIRRUN_22160073_COVER-BAB I.pdf] Text
NURIZKI MUSTAMIRRUN_22160073_COVER-BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of NURIZKI MUSTAMIRRUN_22160073_BAB II-IV.pdf] Text
NURIZKI MUSTAMIRRUN_22160073_BAB II-IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (452kB) | Request a copy
[thumbnail of NURIZKI MUSTAMIRRUN_22160073_BAB V.pdf] Text
NURIZKI MUSTAMIRRUN_22160073_BAB V.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya problematika dalam pelaksanaan
cooperative learning pada siswa kelas rendah di SDN 100150 Purbatua. Penerapan
pembelajaran cooperative learning telah digunakan oleh guru sebagai salah satu
alternatif model pembelajaran. Hal tersebut menunjukkan bahwa persoalan yang
menarik untuk diteliti bukan lagi sebatas apakah cooperative learning dapat
meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi Apa saja problematika (kendala) yang
dihadapi guru dalam menerapkan model pembelajaran Cooperative learning di kelas
rendah SDN 100150 Purbatua dan bagaimana upaya yang dilakukan guru untuk
mengatasi problematika Cooperative learning di kelas rendah SDN 100150 Purbatua.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika cooperative learning di kelas
rendah SDN 100150 Purbatua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru
kelas I, guru kelas II, guru kelas III, dan kepala sekolah, sedangkan siswa menjadi
sumber data melalui kegiatan observasi pembelajaran. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data
dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member check. Teknik
analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika penerapan
cooperative learning di kelas rendah SDN 100150 Purbatua meliputi perbedaan
karakteristik dan kemampuan peserta didik, kesulitan mengelola kelompok,
keterbatasan waktu, rendahnya keaktifan peserta didik, serta keterbatasan sarana dan
sumber belajar. Upaya yang dilakukan yaitu menyesuaikan pembelajaran dengan
kemampuan peserta didik, membentuk kelompok heterogen, memberikan instruksi
yang jelas, membagi tugas, memotivasi peserta didik, memanfaatkan sarana yang
tersedia, serta melakukan pengawasan dan evaluasi..

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Divisions: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Depositing User: Nurizki Mustamirrun Nurizki
Date Deposited: 29 Sep 2026 08:41
Last Modified: 29 Sep 2026 08:41
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1699

Actions (login required)

View Item
View Item