Hayati, Fitri Rahma (2026) Analisis Buku "Pribadi Hebat" Karya Buya Hamka Dan Relevansinya Terhadap Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam. Skripsi thesis, STAIN MADINA.
Fitri Rahma Haryati_22010027_BAB II-IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (690kB) | Request a copy
Fitri Rahma Haryati_22010027_COVER-BAB I.pdf
Download (632kB)
Fitri Rahma Hayati_22010027_BAB V.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komptensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter peserta didik. Pada kenyataannya, masih ditemukan berbagai permasalahan kepribadian guru, seperti kurangnya pengendalian emosi, rendahnya kepedulian terhadap peserta didik, serta kurangnya keteladanan di lingkungan pendidikan. Buku Pribadi Hebat karya Buya Hamka memuat berbagai nilai kepribadian yang relevan dengan kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi buku Pribadi Hebat karya Buya Hamka dengan kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam serta mengetahui komparasi buku Pribadi Hebat terhadap kompetensi kepribadian guru PAI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah buku Pribadi Hebat karya Buya Hamka, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, skripsi, dan berbagai literatur yang berkaitan dengan kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui tahap pemahaman data, ekstraksi data, klasifikasi data, interpretasi, dan penyajian hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Pribadi Hebat karya Buya Hamka memiliki relevansi yang erat dengan kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, keberanian, pengendalian diri, keikhlasan, kedisiplinan, rendah hati, dan semangat memperbaiki diri memiliki kesesuaian dengan indikator kompetensi kepribadian guru PAI. Selain itu, hasil komparasi menunjukkan adanya persamaan antara konsep pribadi hebat menurut Buya Hamka dengan kompetensi kepribadian guru PAI, terutama dalam aspek pembentukan akhlak, keteladanan, kematangan emosi, dan tanggung jawab sebagai pendidik. Perbedaannya terletak pada ruang lingkup pembahasan, dimana Buya Hamka lebih menekankan pembentukan pribadi manusia secara umum, sedangkan kompetensi kepribadian guru PAI lebih difokuskan pada profesionalitas guru dalam lingkungan pendidikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama Islam |
| Divisions: | Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Fitri Rahma Hayati |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 03:30 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 03:30 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1641 |
