Yuswarni, Lina (2026) MEMBUJANG DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Purba Baru Kec. Lembah Sorik Marapi Kab. Mandailing Natal). Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of LINA YUSWARNI_22070019_COVER-BAB I.pdf] Text
LINA YUSWARNI_22070019_COVER-BAB I.pdf

Download (582kB)
[thumbnail of LINA YUSWARNI_22070019_BAB II-BAB IV.pdf] Text
LINA YUSWARNI_22070019_BAB II-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (943kB) | Request a copy
[thumbnail of LINA YUSWARNI_22070019_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
LINA YUSWARNI_22070019_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (438kB)

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah 1) Bagaimana alasan seseorang memilih membujang (Studi kasus Purba Baru Kec. Lembah Sorik Marapi Kab. Mandailing Natal) 2) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap seseorang memilih membujang (Studi kasus Purba Baru Kec. Lembah Sorik Marapi Kab. Mandailing Natal). Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui dan mendeskripsikan alasan seseorang memilih membujang (Studi kasus Purba Baru Kec. Lembah Sorik Marapi Kab. Mandailing Natal) 2) untuk mengetahui dan mendeskripsikan tinjauan hukum Islam terhadap seseorang memilih membujang (Studi kasus Purba Baru Kec. Lembah Sorik Marapi Kab. Mandailing Natal). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Sumber data dalam penelitian ini adalah pemuda bujang yang ada di Desa Purba Baru yang rentang usianya 40 tahun sampai dengan 70 tahun belum menikah, tokoh adat, tokoh agama. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, pengkodean sampai penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Alasan memilih membujang di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal yaitu salah satunya faktor ekonomi paling banyak dijadikan alasan mengapa mereka belum menikah, informan menyatakan alasan karena memiliki tanggung jawab keuangan untuk keluarga dan belum memiliki penghasilan yang tetap. Mahalnya mas kawin/mahar juga menjadi alasan informan karena kondisi ekonomi yang dimiliki para pemuda lajang sulit, belum mendapatkan pasangan yang cocok juga menjadi alasan para pemuda lajang untuk membujang dikarenakan sifat dan kriteria yang tidak cocok dengan calon pasangan dan alasan terakhir trauma karena sering gagal dalam mencari pasangan, informan menyatakan bahwa dia pernah gagal dalam mencari pasangan karena sering di tolak atau di tinggal nikah calon pasangan. 2) Tinjauan hukum Islam terhadap seseorang memilih membujang di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan dilapangan dan analisa penulis merujuk pada dalil-dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah serta perdapat para ulama maka penulis simpulkan bahwa hukum membujang di Desa Purba Baru adalah makruh karena Islam memandang pernikahan sebagai ibadah yang sangat dianjurkan dan sebagai sarana menjaga agama, kehormatan, serta keberlangsungan keturunan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Perkawinan
Divisions: Syariah > Program Studi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Lina Lina Yuswarni
Date Deposited: 30 Sep 2026 03:59
Last Modified: 30 Sep 2026 03:59
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1571

Actions (login required)

View Item
View Item