Sandelilah, Evi (2026) KAJIAN ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT DI DESA RANTO NALINJANG KECAMATAN RANTO BAEK KABUPATEN MANDAILING NATAL. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of EVI SANDELILAH_22190013_COVER-BAB I.pdf] Text
EVI SANDELILAH_22190013_COVER-BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of EVI SANDELILAH_22190013_BAB II-BAB IV.pdf] Text
EVI SANDELILAH_22190013_BAB II-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (415kB) | Request a copy
[thumbnail of EVI SANDELILAH_22190013_BAB V.pdf] Text
EVI SANDELILAH_22190013_BAB V.pdf

Download (404kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis tumbuhan obat
yang dimanfaatkan masyarakat Desa Ranto Nalinjang, Kecamatan Ranto Baek,
Kabupaten Mandailing Natal, mendeskripsikan bentuk pemanfaatannya dalam
perspektif etnobotani, serta mengetahui pengetahuan masyarakat mengenai
tumbuhan obat dan proses pewarisan pengetahuan tersebut kepada generasi
berikutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data
penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap
masyarakat yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam memanfaatkan
tumbuhan obat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk
menggambarkan jenis tumbuhan obat, bentuk pemanfaatan, serta pengetahuan
masyarakat mengenai tumbuhan obat dan pewarisannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ranto Nalinjang masih
memanfaatkan tumbuhan obat sebagai salah satu alternatif dalam menjaga
kesehatan dan mengatasi berbagai keluhan penyakit. Dalam penelitian ini
ditemukan sebanyak 40 jenis tumbuhan obat yang berasal dari berbagai famili.
Bagiantumbuhanyangdimanfaatkanmeliputidaun,batang,akar,rimpang,bunga,
buah,dankulitbatang,dengandaunsebagaibagianyangpalingbanyakdigunakan.
Pengolahan tumbuhan obat dilakukan dengan cara sederhana, seperti direbus,
ditumbuk, diperas, direndam, dan cara lainnya sesuai dengan jenis tumbuhan dan
kebutuhan penggunaannya. Pengetahuan masyarakat mengenai tumbuhan obat
diperoleh terutama melalui pengalaman, orang tua, keluarga, dan lingkungan
masyarakat. Pengetahuan tersebut diwariskan secara turun-temurun melalui
penyampaian secara lisan dan praktik langsung kepada generasi berikutnya.
Dengan demikian, pemanfaatan tumbuhan obat di Desa Ranto Nalinjang
menunjukkan adanya hubungan yang erat antara masyarakat dengan lingkungan
serta keberadaan pengetahuan lokal yang masih dipertahankan dalam kehidupan
masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Biologi
Divisions: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Tadris Biologi
Depositing User: E Sandelil Evi Sandelilah04
Date Deposited: 22 Sep 2026 08:09
Last Modified: 22 Sep 2026 08:09
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1517

Actions (login required)

View Item
View Item