Fadhilah, Sarah (2026) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Pembayaran Uang Kebersihan Lapak yang Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah di Pasar Sihepeng Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Skripsi thesis, Stain Madina.

[thumbnail of SARAH FADILAH_22020007_COVER - BAB I.pdf] Text
SARAH FADILAH_22020007_COVER - BAB I.pdf

Download (596kB)
[thumbnail of SARAH FADILAH_22020007_BAB II - BAB IV.pdf] Text
SARAH FADILAH_22020007_BAB II - BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (430kB) | Request a copy
[thumbnail of SARAH FADILAH_22020007_BAB V.pdf] Text
SARAH FADILAH_22020007_BAB V.pdf

Download (925kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik pembayaran uang kebersihan lapak di Pasar Sihepeng Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal, namun pada pelaksanaannya masih ditemukan lapak pedagang yang dijadikan tempat pembuangan sampah sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pedagang dan konsumen. Praktik tersebut menimbulkan persoalan mengenai kesesuaian antara pembayaran uang kebersihan dengan manfaat jasa kebersihan yang diterima pedagang ditinjau dari hukum Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik pembayaran uang kebersihan lapak di Pasar Sihepeng dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap uang kebersihan lapak yang dijadikan tempat sampah di Pasar Sihepeng Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pembayaran uang kebersihan lapak serta mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap praktik tersebut. Jenis penelitian ini penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pedagang serta pengelola pasar, dan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, serta dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembayaran uang kebersihan di Pasar Sihepeng dilakukan secara rutin oleh para pedagang sebagai kewajiban yang ditetapkan oleh pengelola pasar. Namun, pelaksanaan pengelolaan kebersihan belum berjalan secara optimal karena masih ditemukan lapak pedagang yang dijadikan tempat pembuangan sampah sementara, sehingga menimbulkan bau tidak sedap, mengurangi kenyamanan, serta berdampak pada menurunnya minat pembeli dan pendapatan pedagang. Berdasarkan hasil wawancara, kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan jumlah petugas kebersihan, kurangnya fasilitas pengelolaan sampah, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pasar. Meskipun pihak pengelola dan Dinas Perpasaran telah melakukan imbauan dan evaluasi, permasalahan tersebut belum terselesaikan secara maksimal. Dalam tinjauan hukum Islam,praktik tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip keadilan (al-'adl), kemaslahatan (maslahah), amanah, dan kaidah fiqh lā dharar wa lā dhirār yang menegaskan larangan menimbulkan kerugian atau kemudaratan bagi pihak lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Hukum Islam > Ekonomi - Masalah Hukum
Hukum Islam
Hukum Islam > Jual Beli dalam Islam
Depositing User: TINJAUAN H Sarah Fadilah
Date Deposited: 14 Sep 2026 07:20
Last Modified: 14 Sep 2026 07:20
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1363

Actions (login required)

View Item
View Item