Sari, Nurlela (2026) KONSEP ANGIN SEBAGAI BERITA GEMBIRA PERSPEKTIF AL-QUR’AN. Skripsi thesis, STAIN MADINA.
NURLELA SARI_2210005_COVER-BAB I.pdf
Download (1MB)
NURLELA SARI_2210005_BAB II-IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (655kB) | Request a copy
NURLELA SARI_2210005_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (697kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penyebutan angin dalam Al-Qur’an yang memiliki beragam makna sesuai dengan konteks ayat. Salah satu makna angin adalah sebagai busyrā (berita gembira), yaitu angin yang menjadi tanda akan datangnya rahmat Allah berupa turunnya hujan, kesuburan, dan keberlangsungan kehidupan. Berbeda dengan angin yang dalam beberapa ayat digambarkan sebagai sarana azab bagi kaum yang durhaka, angin sebagai berita gembira menunjukkan kasih sayang, kekuasaan, dan kebijaksanaan Allah dalam mengatur alam semesta. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep angin sebagai berita gembira dalam perspektif Al-Qur’an serta mengungkap makna, fungsi, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan angin sebagai berita gembira, terutama surat Al-Rum [30]: 46, sedangkan sumber data sekunder berupa kitab-kitab tafsir, buku, jurnal, skripsi, dan literatur lain yang relevan dengan penelitian. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis dengan cara menghimpun ayat-ayat yang berkaitan dengan tema, mengkaji penafsiran para mufasir, menganalisis makna dan fungsi angin sebagai berita gembira, serta menarik kesimpulan berdasarkan hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angin sebagai berita gembira dalam Al-Qur’an merupakan tanda rahmat dan kebesaran Allah SWT. Angin berfungsi membawa awan, menjadi pertanda turunnya hujan, memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, serta mendukung berbagai aktivitas manusia seperti pelayaran. Dalam perspektif Al-Qur’an, angin sebagai busyrā juga mengandung nilai spiritual yang mengajarkan manusia untuk menyadari kekuasaan, kasih sayang, dan kebijaksanaan Allah dalam mengatur alam semesta. Dengan demikian, angin tidak hanya dipahami sebagai fenomena alam, tetapi juga sebagai tanda kebesaran Allah dan sarana untuk menumbuhkan rasa syukur serta keimanan kepada-Nya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Divisions: | Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | NURLELA SARI Sari |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 02:54 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 02:54 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1319 |
