Daulay, Ismi Zakiyah (2026) KONSEP MEMBERI NAFKAH PERSPEKTIF SURAT AL-BAQARAH/2:233. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of ISMI ZAKIYAH DLY_22100018_COVER-BAB I.pdf] Text
ISMI ZAKIYAH DLY_22100018_COVER-BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of ISMI ZAKIYAH DLY_22100018_BAB II-IV.pdf] Text
ISMI ZAKIYAH DLY_22100018_BAB II-IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of ISMI ZAKIYAH DLY_22100018_BAB V.pdf] Text
ISMI ZAKIYAH DLY_22100018_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (871kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya sosok istri dan ibu yang bekerja diluar rumah sebagai pencari nafkah bagi keluarganya baik itu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga secara utuh maupun sekedar memenuhi kekurangan kebutuhan rumah tangga yang yang tidak bisa dipenuhi oleh sosok suami ataupun ayah bagi keluarganya. Sedang dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah/2;233 dijelaskan bahwa yang bertanggungjawab untuk memberikan nafkah zahir maupun batin kepada keluarga adalah sosok suami atau ayah, namun dalam kenyataannya hal tersebut sangat bertolak belakang dengan yang terjadi di masyarakat saat ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konsep memberi nafkah perspektif surah al-Baqarah/2:233 mengenai penanggungjawab memberi nafkah dalam keluarga. Penelitian ini menggunakaan metode penelitian kepustakaan (lilrary research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i). Sumber data primer berupa ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas mengenai nafkah, terutama dalam Surah al-Baqara/2:233, serta didukung oleh kitab-kitab tafsir seperti Tafsir al-Thabari karya dari Ibnu Jarir al-Thabari, Tafsir Al-Munir karya dari Wahbah al-Zuhaili. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan ayat, penafsiran, analisis makna, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang bertanggungjawab untuk memenuhi nafkah dalam keluarga adalah sosok suami atau ayah baik itu nafkah zahir maupun nafkah batin karena ayahlah yang diberi tanggungjawab atas hal tersebut sedang sosok istri dan ibu dari anak-anaknya tidak memiliki kewajiban dalam memenuhi nafkah dalam keluarga walau hanya memenuhi kebutuhan yang tidak mampu dipenuhi oleh suami dan ayah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Ilmu Alquran dan Tafsir
Divisions: Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: ISMI ZAKIYAH DLY
Date Deposited: 11 Sep 2026 02:52
Last Modified: 11 Sep 2026 02:52
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1297

Actions (login required)

View Item
View Item