Rkt, Anggina (2026) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP UPAH PEMAIN GORDANG SAMBILAN DI DESA BARBARAN KEC. PANYABUNGAN BARAT. Skripsi thesis, STAIN MADINA.
ANGGIANI RKT_22020004 - COVER - BAB I.pdf
Download (866kB)
ANGGIANI RKT_22020004 - BAB II - BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
ANGGIANI RKT_22020004 - BAB V.pdf
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya saat ini yang menggunakan jasa Gordang Sambilan untuk acara hiburan pada suatu kegiatan. Dalam sistem pengupahan pada pemain Gordang Sambilan tersebut terdapat upah yang berbeda-beda pada setiap pemain Gordang Sambilan. Rumusan masalah penelitian ini adalah pertama: Bagaimana praktek upah pemain Gordang Sambilan di Desa Barbaran Kecamatan Panyabungan Barat, Kedua:Bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap upah pemain Gordang Sambilan di desa Barbaran Kecamatan Panyabungan Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik upah pemain Gordang Sambilan di Desa Barbaran Kecamatan Panyabungan Barat dan bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap upah pemain Gordang Sambilan di desa Barbaran Kecamatan Panyabungan Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap jasa Gordang Sambilan di Desa Barbaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah pemain Gordang Sambilan di desa Barbaran menurut penulis belum sesuai dengan Hukum Islam karena pengupahannya tidak sesuai atau tidak adil dengan anggota yang lain, seperti upah pemain Gendang 7, 8 dan 9 yang menerima upah sebesar Rp. 500.000 sementara pemain yang lain mendapatkan upah sebesar Rp. 300.000. Namun dalam hal itu, sistem pengupahan dapat dikatakan tidak sesuai karena pemain yang lain tidak ridho atas upah yang diberikan kepada mereka. Sedangkan menurut penulis akad pada sistem pengupahan pemain Gordang Sambilan termasuk dalam kategori akad yang tidak sah karena tidak memenuhi syarat sahnya suatu akad. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik upah pemain Gordang Sambilan di desa Barbaran Kecamatan Panyabungan Barat tidak sesuai dengan prinsip keadilan, kejelasan, dan kejujuran sebagaimana ditetapkan dalam Hukum Islam. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi masyarakat dalam sistem pengupahan agar sesuai dengan prinsip Hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Hukum Islam > Ekonomi - Masalah Hukum Hukum Islam |
| Divisions: | Syariah > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Anggiani Rkt Anggi |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 07:52 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 07:52 |
| URI: | https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1280 |
