Kalsum, Ummi (2026) Peran Lingkungan Masyarakat dalam Pembentukan Nilai Moral Sopan Santun Pada Anak Usia 5-6Tahun Di Desa Hutapuli Kecamatan Siabu. Skripsi thesis, STAIN MADINA.

[thumbnail of UMMI KALSUM_22030005_ COVER- BAB I (1).pdf] Text
UMMI KALSUM_22030005_ COVER- BAB I (1).pdf

Download (977kB)
[thumbnail of UMMI KALSUM_22030005_BAB III- IV.pdf] Text
UMMI KALSUM_22030005_BAB III- IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of UMMI KALSUM_22030005_BAB V.pdf] Text
UMMI KALSUM_22030005_BAB V.pdf

Download (24MB)

Abstract

Sopan santun merupakan nilai moral yang paling
mendasar dan mudah teramati dalam interaksi sosial anak usia dini. Namun,
sebagian anak yang telah dibiasakan bersikap sopan di lingkungan keluarga
menunjukkan perilaku berbeda ketika berada di lingkungan masyarakat, seperti
enggan menyapa orang dewasa dan bertutur kata kurang santun kepada teman
sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai moral sopan
santun anak usia 5–6 tahun, (2) menganalisis peran lingkungan masyarakat dalam
pembentukan nilai tersebut, dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambatnya di Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 12 anak usia 5–6 tahun, 12 orang
tua, dan 2 anggota masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman
yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa nilai moral sopan santun anak sudah mulai
tampak, namun konsistensinya masih bervariasi, terutama pada penggunaan kata
"tolong" dan "maaf" serta pengendalian diri saat berkonflik. Lingkungan
masyarakat berperan nyata dalam empat bentuk, yaitu sebagai pemberi teladan,
lingkungan pembiasaan, tempat interaksi sosial, dan pengawas sosial anak. Faktor
pendukungnya meliputi kepedulian warga, keteladanan orang tua dan masyarakat,
serta interaksi sosial yang positif, sedangkan faktor penghambatnya meliputi
pengaruh negatif teman sebaya, konflik dalam bermain, dan pengawasan sosial
yang belum merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan masyarakat
merupakan agen sosialisasi penting yang perlu disinergikan dengan keluarga
dalam menanamkan nilai sopan santun sejak usia dini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Anak Usia Dini - Prasekolah
Pendidikan > Pendidikan Karakter
Divisions: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Depositing User: Ummi Ummi Kalsum
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:14
Last Modified: 24 Aug 2026 03:14
URI: https://repository.stain-madina.ac.id/id/eprint/1114

Actions (login required)

View Item
View Item